Rektor UIN Bukittinggi Masuk Tim Koordinasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Kemenag RI

Bukittinggi (Humas) – Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Silfia Hanani, mendapat amanah sebagai salah satu anggota Tim Koordinasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 1447 H/2026 M. Penugasan tersebut menempatkan Prof. Silfia sebagai bagian dari tim strategis yang akan mendukung pelaksanaan layanan haji Indonesia di Arab Saudi.

Pelepasan tim dilakukan secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, H. Kamaruddin Amin, dalam acara yang berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan di Jakarta.
Pada kesempatan tersebut, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Gorontalo, H. Kaswad Sartono, didaulat memimpin doa untuk memohon kelancaran, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh tim selama menjalankan tugas di Tanah Suci.

Dalam arahannya, Kamaruddin Amin menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang terpilih. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tugas istimewa karena hanya 13 orang pejabat di lingkungan Kementerian Agama yang dipercaya menjadi bagian dari Tim Koordinasi Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun ini.
“Tim ini harus dapat bekerja secara maksimal, profesional, serta membangun koordinasi yang solid dengan sesama petugas haji di Kementerian Haji dan Umrah. Tugas ini sangat krusial untuk menyukseskan penyelenggaraan haji Indonesia,” tegasnya.

Tim dijadwalkan melaksanakan tugas di Arab Saudi selama 19 hari, mulai 17 Mei hingga 4 Juni 2026, dalam rangka mendukung penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M.

Komposisi tim terdiri atas unsur pimpinan di lingkungan Kemenag, mulai dari kepala biro, kepala pusat, direktur, kepala kantor wilayah, hingga unsur pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN).

Tim dipimpin oleh Aceng Abdul Azis sebagai Ketua Tim dan Muhammad Adib Abdushomad sebagai Sekretaris Tim. Sementara bimbingan ibadah selama pelaksanaan tugas dipimpin oleh Plt. Kakanwil Kemenag Gorontalo.
Selain Prof. Silfia Hanani, unsur rektor PTKIN yang tergabung dalam tim antara lain: Sumper Mulia Harahap, Jafar Ahmad, dan Husain.

Keikutsertaan Prof. Silfia Hanani dinilai menjadi bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan terhadap kontribusi dunia akademik PTKIN dalam mendukung tata kelola penyelenggaraan haji nasional. Kehadiran unsur perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat sinergi, koordinasi, serta peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia.

Bagi amanah ini juga menjadi kebanggaan institusi karena salah satu pimpinan kampus dipercaya mengemban tugas strategis pada agenda keagamaan nasional dan internasional yang sangat penting bagi umat Islam Indonesia. (NZ)

Aksesibilitas