Mahasiswa UIN Bukittinggi Ikut Seleksi Penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan

Bukittinggi (Humas)_ Tampak mahasiswa UIN Bukittinggi calon penerima Bantuan Pendidikan Bank Indonesia (BI) atau Kebank Sentralan antri menunggu giliran untuk wawancara seleksi calon peneriman Bantuan Pendidikan BI pada Senin (25/05/2026) di Ruang Visitasi Lt. 3 Gedung Rektorat.  Mahasiswa calon penerima Bantuan Pendidikan,  satu persatu di wawancarai oleh Tim Wawancara Program Bantuan Pendidikan BI.

Humas BI Sumbar Afif Al Aziz menyampaikan Tim  Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan  tersebut terdiri dari 6 (enam) orang yang dipimpin oleh Kepala Tim Lukman Hakim. Program ini sudah berjalan lama  sejak tahun 2020 dengan sasaran mahasiswa perguruan tinggi yang ada di Sumatera Barat (Sumbar) seperti : UIN Bukittinggi, Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, UIN IB Padang, UIN MY Batusangkar, Politeknik Negeri Padang, Universitas Bung Hatta, dan Universitas Dharma Andalas.

“Salah satu tahapan program kegiatan ini adalah Seleksi Administrasi yang dilakukan oleh kampus.  Kemudian wawancara yang dilakukan oleh Tim Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan. Hasil wawancara ini nantinya akan diumumkan oleh Tim untuk ditetapkan sebagai penerima Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan. Dan juga hasil penetapan Tim tersebut akan diumumkan pada media kami di Bank Indonesia dan di kampus” tambah Afif Al Aziz.

“selain sumber pendanaan Program ini dari Bank Indonesia, calon penerima bantuan pendidikan dari UIN Bukittinggi sebanyak 55 orang mahasiswa. Memiliki prestasi akademik Nilai IPK mahasiswa diatas 3,00 dan latar belakang mahasiswa dari ekonomi kurang mampu menjadi kriteria mahasiswa penerima bantuan Pendidikan Kebanksentralan ini” ungkap Afif Al Aziz.

Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Bukittinggi Dr. Edi Rosman menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas keberlanjutan program bantuan pendidikan kebanksentralan bagi mahasiswa UIN Bukittinggi.

“Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan dari Bank Indonesia ini sangat positif dalam mendukung mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi. Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban pendidikan mahasiswa, tetapi juga mampu membentuk karakter, kepemimpinan, serta meningkatkan literasi keuangan mahasiswa UIN Bukittinggi,” ujar Edi Rosman.

Selanjutnya salah satu perwakilan calon penerima bantuan Pendidikan Kebanksentralan mahasiswa FEBI UIN Bukittinggi/ Prodi Perbankan Syariah Suriyani Amanah (dengan Prestasi Akademik nilai IPK 4.00 selama 5 (lima ) semester) menyampaikan ungkapan terima kasih kepada UIN Bukittinggi dan Bank Indonesia Sumatera Barat yang telah memfasilitasi program ini. Dan juga mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam peningkatan kemampuan dan pengetahuan di bidang perbankan. “ saya Suriyani Amanah salah satu mahasiswa penerima bantuan pendidkan Kebanksentralan. Saya sangat terbantukan sekali dibidang Finansial dalam menunjang penyelesaian perkuliahan saya. Dan juga saya menadapatkan pengalaman-pengalaman yang tidak saya dapatkan di luar sana, seperti contohnya saya mendapatkan tentang literasi keuangan , tentang pengembangan diri sendiri, dan juga kegiatan-kegiatan sosial lainnya, Dimana tidak saya dapatkan di luar sana selain BI. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia dan pihak kampus yang telah menyediakan program bantuan Pendidikan Kebanksentralan)” ungkap Suriyani Amanah.

Hal serupa juga disampaikan mahasiswa FTIK UIN Bukittinggi Prodi Matematika  (nilai IPK 3,94 selama 5 semester) Triyardi Gusti Ananda menyampaikan pengalamannya dalam menerima beasiswa /bantuan Pendidikan Kebanksentralan sangat membantunya dalam bidang keuangan /finansial dan bertambahnya pengalaman dan teman-teman baru tentunya. Kegiatan-kegiatan yang diselenggarkan Bank Indonesia sangat membantu.  Ucapan terima kasih kepada Bank Indonesia dan pihak kampus UIN Bukittinggi yang sudah memfasilitasi kegiatan ini .

“alhamdulillah dengan adanya bantuan beasiswa dari BI ini, saya terbantu dari segi finansial keuangan saya  untuk melanjutkan Tingkat Pendidikan saya di perguruan tinggi, khususnya di prodi Matematika. Selain finansial saya juga mendapatkan manfaat dari segi pengalaman dan skil-skil saya bertambah. Kegiatan yang diadakan Bank Indonesia itu sangat-sangat membantu” ungkap Triyardi Gusti Ananda.

Melalui proses seleksi wawancara ini, diharapkan bantuan pendidikan kebanksentralan dapat diberikan kepada mahasiswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan komitmen untuk berkontribusi bagi masyarakat. UIN Bukittinggi berharap program ini menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas diri serta menjadi generasi unggul yang mampu membawa perubahan positif di masa depan. (NZ)

Aksesibilitas