Bank Indonesia Seleksi Calon Penerima Bantuan Pendidikan di UIN Bukittinggi

Bukittinggi (Humas) – Bank Indonesia (BI) melaksanakan seleksi wawancara terhadap 70 mahasiswa UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi calon penerima Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026. Program yang digagas oleh Bank Indonesia ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda bangsa melalui pemberian bantuan pendidikan kepada mahasiswa berprestasi dan membutuhkan dukungan akademik. Kegiatan seleksi berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UIN Bukittinggi pada Senin (25/05/2026).

Dalam kegiatan seleksi wawancara tersebut Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Bukittinggi, Dr. Edi Rosman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia yang secara konsisten memberikan perhatian serta dukungan kepada mahasiswa melalui Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan.

Ia mengatakan bahwa program tersebut tidak hanya membantu mahasiswa dari sisi finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik. Menurutnya, bantuan pendidikan dari Bank Indonesia merupakan bentuk investasi dalam mencetak generasi muda yang unggul, cerdas, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan bangsa.

“Kami berharap mahasiswa yang nantinya terpilih sebagai penerima bantuan pendidikan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, menjaga prestasi, serta menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya,” ujarnya.

Seleksi wawancara ini menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan mahasiswa yang layak menerima bantuan pendidikan dari Bank Indonesia. Dalam proses tersebut, tim dari Bank Indonesia melakukan verifikasi dan pendalaman terhadap seluruh persyaratan administrasi serta kelengkapan berkas peserta guna memastikan validitas data calon penerima bantuan.

Sebanyak 70 mahasiswa dari berbagai fakultas mengikuti tahapan wawancara dengan antusias. Para peserta diberikan sejumlah pertanyaan terkait motivasi belajar, prestasi akademik, kondisi ekonomi, hingga komitmen mereka dalam menyelesaikan pendidikan. Selain itu, tim seleksi juga menilai kemampuan komunikasi serta wawasan mahasiswa terkait peran Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak kampus. Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan dinilai menjadi salah satu bentuk sinergi nyata antara dunia pendidikan tinggi dengan lembaga negara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing.

Melalui program tersebut, diharapkan mahasiswa penerima bantuan tidak hanya memperoleh dukungan finansial untuk menunjang proses perkuliahan, tetapi juga mampu menjadi generasi muda yang aktif, inovatif, serta memiliki kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus mendorong mahasiswanya untuk memanfaatkan berbagai peluang beasiswa dan bantuan pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas akademik dan prestasi mahasiswa di tingkat regional maupun nasional.

(*Humas UIN Bukittinggi/YH)

Aksesibilitas