Seminar Nasional S2 PBA dan Pelantikan IMLA Sumbar dihadiri Gubernur Sumbar

Bukittinggi (Humas) – Seminar Nasional S2 Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Pelantikan Pengurus Ikatan Pengajar Bahasa Arab (IMLA) Sumatera Barat berlangsung di Aula Cinema Gedung S, Kampus UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Prof. Dr. Silfia Hanani, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Bukittinggi Dr. Junaidi, Narasumber /Ketua IMLA Indonesia Prof. Dr. Uril Baharuddin, Narasumber / Kadiv Kerjasama Dalam Negeri IMLA Indonesia  Dr.  Siti Shalihah serta Ketua IMLA Sumatera Barat yang dilantik  Dr. Zubaidah, beserta jajaran pengurus lainnya.

Selain itu, kegiatan tersebut turut dihadiri para dosen Pendidikan Bahasa Arab dan dosen FTIK UIN Bukittinggi serta undangan lainnya yang menyaksikan secara langsung prosesi pelantikan Pengurus IMLA Sumatera Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mendorong pengurus IMLA Sumatera Barat untuk memperkuat pembelajaran dan pengembangan bahasa Arab.

Mahyeldi Ansharullah  juga menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus IMLA Sumatera Barat yang telah dilantik dan IMLA dapat memberikan dorongan terhadap pengembangan pembelajaran bahasa Arab di Sumatera Barat.

Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, menyampaikan bahwa kegiatan seminar nasional dan pelantikan pengurus IMLA Sumatera Barat merupakan momentum penting dalam memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan bahasa Arab.

Menurut Prof. Silfia Hanani, bahasa Arab tidak hanya menjadi bagian dari disiplin keilmuan di lingkungan perguruan tinggi Islam, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan penguatan pemahaman keagamaan dan pengembangan wawasan akademik mahasiswa.

“Kita berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, para pengajar bahasa Arab dan organisasi IMLA dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab. Bahasa Arab harus terus dikembangkan melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.”

Ia menambahkan, UIN Bukittinggi akan terus mendorong kegiatan akademik yang mampu memperkuat kompetensi mahasiswa dan dosen, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan Islam di Sumatera Barat.

Sementara itu, Ketua IMLA Sumatera Barat, Dr. Zubaidah, menyampaikan bahwa pelantikan kepengurusan IMLA Sumatera Barat menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran organisasi dalam pengembangan pembelajaran bahasa Arab.

Menurutnya, IMLA memiliki tanggung jawab untuk membangun sinergi antara para pengajar bahasa Arab, perguruan tinggi, madrasah dan lembaga pendidikan lainnya.

“Kita berharap IMLA Sumatera Barat dapat menjadi wadah bagi para pengajar bahasa Arab untuk saling berbagi ilmu, meningkatkan kompetensi dan membangun kerja sama dalam mengembangkan pembelajaran bahasa Arab. Dengan adanya sinergi yang kuat, kita dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi pendidikan di Sumatera Barat.”

Seminar Nasional S2 PBA dan pelantikan Pengurus IMLA Sumatera Barat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengembangan pendidikan bahasa Arab melalui kegiatan akademik dan organisasi profesi.

Kegiatan ini diharapkan dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, IMLA Sumatera Barat dan berbagai lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab serta membangun generasi yang memiliki kemampuan bahasa, wawasan keislaman dan kompetensi akademik.

Dengan terlaksananya pelantikan tersebut, pengurus IMLA Sumatera Barat diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan bahasa Arab di Sumatera Barat. (nz)

Aksesibilitas