Pascasarjana UIN Bukittinggi Gelar Yudisium 69 Lulusan, Tandai Wisuda Perdana Program Doktor

Bukittinggi (Humas)– Pascasarjana UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menggelar Yudisium Pascasarjana pada Selasa, 15 September 2026. Sebanyak 69 mahasiswa resmi diyudisium sebagai lulusan Pascasarjana yang terdiri atas 2 lulusan Program Doktor (S3) Ilmu Syariah, 42 lulusan Program Magister (S2) Hukum Islam, dan 25 lulusan Program Magister (S2) Manajemen Pendidikan Islam.

Pelaksanaan yudisium tahun ini menjadi momentum istimewa bagi Pascasarjana UIN Bukittinggi karena untuk pertama kalinya lulusan Program Doktor (S3) Ilmu Syariah Pascasarjana akan mengikuti prosesi wisuda. Kedua lulusan doktor tersebut menjadi bagian dari 69 lulusan yang akan mengikuti Wisuda UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi pada Rabu, 16 September 2026.

Yudisium menjadi tahapan penting yang menandai selesainya proses akademik mahasiswa sekaligus pengukuhan capaian pendidikan pada jenjang magister dan doktor. Para lulusan yang diyudisium telah menyelesaikan seluruh rangkaian proses akademik sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Pascasarjana UIN Bukittinggi.

Dok. Kata Sambutan Direktur Pascasarjana UIN Bukittinggi pada Yudisium ke -XIII Pascasarjana

Direktur Pascasarjana UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. H. Nunu Burhanuddin, Lc., M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para lulusan. Menurutnya, yudisium bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Yudisium ini merupakan momentum penting yang menandai selesainya satu tahapan perjalanan akademik sekaligus menjadi awal dari pengabdian yang lebih luas. Terlebih pada tahun ini, kita mencatat sejarah dengan akan diwisudanya untuk pertama kali lulusan Program Doktor Ilmu Syariah Pascasarjana UIN Bukittinggi. Kami berharap seluruh lulusan dapat membawa nama baik almamater, mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” ujar Prof. Nunu.

Empat Wisudawan Terbaik Pascasarjana

Pada momentum tersebut, Pascasarjana UIN Bukittinggi juga memberikan apresiasi kepada sejumlah mahasiswa dengan capaian akademik terbaik. Ilham dari Program Studi S2 Hukum Islam meraih predikat Terbaik Tesis S2 Pascasarjana. Sementara itu, predikat Wisudawan S2 Terbaik Pascasarjana diraih oleh Susisofianti dari Program Studi S2 Manajemen Pendidikan Islam.

Pada jenjang doktor, Mailiza Fitria dari Program Studi S3 Ilmu Syariah meraih predikat Disertasi Terbaik Pascasarjana, sedangkan Ahmad Budiman, juga dari Program Studi S3 Ilmu Syariah, ditetapkan sebagai Wisudawan S3 Terbaik Pascasarjana.

Prestasi para wisudawan terbaik tersebut menjadi bagian dari apresiasi Pascasarjana terhadap capaian akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan. Capaian tersebut juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan keilmuan.

Dok. Wisudawan Terbaik Bersama Jajaran Pimpinan beserta Sivitas Akademika Pascasarjana UIN Bukittinggi

Dengan diyudisiumkannya 69 mahasiswa tersebut, Pascasarjana UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing pada jenjang magister maupun doktor. Wisuda yang akan dilaksanakan pada 16 September 2026 sekaligus menjadi momen bersejarah bagi Pascasarjana dengan tampilnya untuk pertama kali lulusan Program Doktor Ilmu Syariah dalam prosesi wisuda.(*Humas UIN Bukittinggi/YH)

*Kontributor : Admin Pascasarjana UIN Bukittinggi

Aksesibilitas