PSGA LP2M UIN Bukittinggi Sukses Tampilkan Karya dan Program Unggulan pada Galeri PSGA PTKI di Cirebon

Bukittinggi (Humas) – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LP2M UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi berhasil menampilkan berbagai karya dan program unggulan pada ajang Galeri PSGA PTKI yang diselenggarakan di Cirebon. Kegiatan ini menjadi wadah bagi PSGA Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk memamerkan berbagai praktik,  baik inovasi, dan capaian program dalam pengarusutamaan gender, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan kelembagaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala PSGA LP2M UIN Bukittinggi, Dr. Linda Yarni, S.Ag., M.Si., mempresentasikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan PSGA sepanjang tahun 2025–2026. Beragam program yang ditampilkan menunjukkan komitmen UIN Bukittinggi dalam mengintegrasikan nilai-nilai kesetaraan gender, perlindungan anak, serta pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu program unggulan yang dipamerkan adalah kegiatan pengabdian dosen yang melibatkan mahasiswa melalui program responsif gender dan anak, seperti pelaksanaan trauma healing bagi anak-anak dan perempuan penyintas bencana alam di Malalak, Palembayan, Aceh Tamiang, dan Paninggahan. Program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sivitas akademika UIN Bukittinggi terhadap pemulihan psikososial masyarakat terdampak bencana.

PSGA juga menampilkan program pendampingan ketahanan keluarga melalui Sekolah Keluarga Gemilang di Kota Bukittinggi. Program ini bertujuan memperkuat kualitas keluarga melalui edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat sehingga tercipta keluarga yang tangguh dan harmonis.

Di bidang pencegahan kekerasan seksual, PSGA LP2M UIN Bukittinggi memamerkan berbagai kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang telah dilaksanakan baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus, termasuk melalui kerja sama dengan RRI Bukittinggi. Selain itu, PSGA juga menampilkan simulasi penanganan kasus PPKS sebagai upaya membangun pemahaman serta kesiapsiagaan sivitas akademika dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Berbagai dokumentasi kegiatan, media edukasi, publikasi ilmiah, serta inovasi program lainnya turut dipamerkan dalam galeri dan mendapat perhatian dari peserta yang berasal dari berbagai PTKI di Indonesia.

Kepala LP2M UIN  Bukittinggi Linda Yarni, menyampaikan bahwa keikutsertaan PSGA pada Galeri PSGA PTKI merupakan kesempatan untuk berbagi praktik yang baik sekaligus memperkuat kolaborasi antar PSGA di lingkungan PTKI.

“Partisipasi PSGA UIN Bukittinggi pada Galeri PSGA PTKI merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Berbagai kegiatan yang ditampilkan merupakan hasil sinergi dosen, mahasiswa, dan mitra dalam penguatan pengarusutamaan gender, perlindungan perempuan dan anak, ketahanan keluarga, serta pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi inspirasi dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan PSGA PTKI di seluruh Indonesia,” ujar Linda Yarni.

Keikutsertaan PSGA LP2M UIN Bukittinggi dalam Galeri PSGA PTKI di Cirebon semakin mempertegas komitmen institusi dalam mengembangkan program-program inovatif yang tidak hanya berdampak di lingkungan kampus, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang responsif terhadap isu gender dan perlindungan anak.  (NZ)

 

Aksesibilitas