
Bukittinggi (Humas) – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi mengikuti sosialisasi Program Ketaspenan dan Manfaat Purna Tugas yang diselenggarakan bekerja sama dengan PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Bukittinggi, Senin (15/06/2026), di Auditorium Student Center UIN Bukittinggi. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Iiz Izmuddin, serta dihadiri Wakil Rektor I UIN Bukittinggi Dr. Afrinaldi, Wakil Rektor III Dr. Edi Rosman, Branch Manager PT TASPEN (Persero) KC Bukittinggi Anika Rahmi, para pimpinan fakultas, dosen, dan tenaga kependidikan ASN di lingkungan UIN Bukittinggi.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Iiz Izmuddin menyampaikan bahwa pemahaman mengenai program ketaspenan menjadi hal yang sangat penting bagi ASN sebagai bagian dari perencanaan masa depan dan jaminan kesejahteraan setelah memasuki masa purna tugas.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh ASN UIN Bukittinggi dapat memahami secara komprehensif hak, kewajiban, serta berbagai manfaat yang diberikan oleh TASPEN. Pengetahuan ini penting agar setiap ASN dapat mempersiapkan masa pensiun dengan lebih baik, terencana, dan tetap produktif,” ujarnya.
Menurut Prof. Iiz, masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan fase baru yang perlu dipersiapkan sejak dini. Oleh karena itu, sosialisasi seperti ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan literasi ASN terkait program perlindungan sosial dan jaminan kesejahteraan yang telah disediakan negara.
“Kami mengapresiasi PT TASPEN yang terus aktif memberikan edukasi kepada ASN. Dengan pemahaman yang baik, ASN akan lebih siap menghadapi masa pensiun dan dapat memanfaatkan seluruh program yang tersedia secara optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Branch Manager PT TASPEN (Persero) KC Bukittinggi, Anika Rahmi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan informasi yang akurat dan terkini mengenai berbagai layanan TASPEN, termasuk manfaat pensiun, tabungan hari tua, perlindungan kecelakaan kerja, jaminan kematian, hingga berbagai inovasi layanan digital yang dapat dimanfaatkan oleh ASN.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh ASN memahami hak-hak kepegawaiannya sejak masih aktif bekerja. Persiapan purna tugas yang baik akan membantu ASN menjalani masa pensiun dengan lebih tenang, mandiri, dan sejahtera,” kata Anika Rahmi.
Ia menambahkan, PT TASPEN terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dengan menghadirkan berbagai kemudahan berbasis digital sehingga peserta dapat mengakses informasi dan layanan secara lebih cepat, mudah, dan transparan.
“Kami berharap sinergi antara PT TASPEN dan UIN Bukittinggi dapat terus terjalin dengan baik dalam memberikan edukasi serta pelayanan terbaik kepada seluruh ASN. Dengan pemahaman yang memadai, peserta akan lebih siap memanfaatkan program ketaspenan untuk mendukung kesejahteraan mereka dan keluarga di masa mendatang,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi pemaparan materi dan diskusi yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memperoleh penjelasan secara langsung mengenai program ketaspenan, mekanisme layanan, serta berbagai manfaat yang akan diterima saat memasuki masa purna tugas.
Melalui kegiatan ini, UIN Bukittinggi dan PT TASPEN berharap dapat meningkatkan literasi keuangan dan kesiapan ASN dalam merencanakan masa depan, sehingga masa pensiun dapat dijalani secara produktif, aman, dan sejahtera. (NZ)
