Bukittinggi (Humas) – Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) menggelar sosialisasi tentang kanker dan tumor di lingkungan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UIN Bukittinggi pada Rabu (13/5/2026) dan diikuti oleh tenaga kependidikan PNS maupun PPPK di lingkungan kampus.
Sosialisasi tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III UIN Bukittinggi, Dr. Edi Rosman. Dalam kegiatan ini, YSKI menghadirkan Defani Anggun Safita sebagai narasumber untuk memberikan edukasi mengenai bahaya kanker dan tumor, termasuk pentingnya deteksi dini sebagai langkah pencegahan.

Dok. Pembukaan Sosialisasi Pencegahan Kanker dan Tumor oleh Wakil Rektor III UIN Bukittinggi
Dalam sambutannya Edi Rosman menyampaikan apresiasi atas kehadiran Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia di Kampus UIN Bukittinggi. Menurutnya, kegiatan edukatif seperti ini sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya civitas akademika, terhadap bahaya penyakit kanker yang kini menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.
“Dengan adanya sosialisasi kanker dan tumor ini, kami berharap dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman berharga bagi civitas akademika UIN Bukittinggi dalam upaya mendeteksi dini dan mencegah penyakit kanker. Kegiatan yang pada prinsipnya bertujuan membantu masyarakat tentu akan selalu kami dukung dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti sosialisasi dengan serius dan menjadikan pola hidup sehat sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari.
“Untuk itu, kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan mengambil ilmu yang disampaikan terkait cara mendeteksi serta mencegah kanker dan tumor. Mari kita budayakan hidup sehat, karena kemajuan UIN Bukittinggi juga bergantung pada kesehatan seluruh civitas akademika,” imbuhnya.

Dok. Pemaparan Materi Sosialisasi Pencegahan Kanker dan Tumor oleh Narasumber YKI
Pada sesi pemaparan materi, Defani Anggun Sagita menjelaskan pengertian kanker dan tumor beserta berbagai jenis penyakit kanker yang umum terjadi di tengah masyarakat. Ia memaparkan bahwa kanker dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita, dengan berbagai faktor pemicu yang perlu diwaspadai sejak dini.
Beberapa jenis kanker yang dibahas di antaranya kanker prostat yang banyak menyerang pria akibat pola hidup tidak sehat, kanker serviks atau kanker rahim yang kerap menyerang perempuan, kanker payudara yang dapat dialami ibu rumah tangga maupun remaja putri, hingga kanker pada organ tubuh lainnya.
Selain menjelaskan jenis-jenis kanker, Defani juga menguraikan sejumlah faktor pemicu penyakit tersebut, seperti faktor genetik, kebiasaan merokok, konsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet dan pewarna berlebihan, serta pola pengolahan makanan yang tidak sehat. Ia menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi, olahraga teratur, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah preventif.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Para peserta tampak antusias menggali informasi terkait gejala awal kanker, langkah pencegahan, hingga pentingnya pemeriksaan medis secara rutin.
Melalui kegiatan ini, UIN Bukittinggi menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesadaran kesehatan di lingkungan kampus. Diharapkan, sosialisasi ini dapat menjadi sarana edukasi yang bermanfaat serta mendorong civitas akademika untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga melalui penerapan pola hidup sehat dan deteksi dini penyakit kanker.
(*Humas UIN Bukittinggi/YH)
