
Bukittinggi (Humas) – Rangkaian Wisuda Angkatan XIII Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi berlanjut pada Kamis (17/09/2026) di Auditorium Student Centre UIN Bukittinggi. Pada prosesi wisuda hari kedua tersebut, sebanyak 883 lulusan dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) serta Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) resmi dikukuhkan.
FTIK menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan jumlah 748 orang, sedangkan 135 lulusan lainnya berasal dari FUAD yang terdiri atas lulusan jenjang Sarjana dan Magister.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan. Kehadiran orang tua dan keluarga wisudawan turut menambah suasana haru dalam momentum pelepasan para lulusan yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

Dok. Pengukukan Wisudawan FTIK dan FUAD Angkatan ke – XIII oleh Rektor UIN Bukittinggi.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para orang tua serta keluarga wisudawan atas segala perjuangan, dukungan, dan pengorbanan yang telah diberikan selama proses pendidikan hingga putra-putri mereka berhasil meraih gelar akademik.
“Ini adalah hari kemenangan bagi Bapak dan Ibu sebagai orang tua yang telah mengorbankan moril dan materil dalam perjuangan panjang mengantarkan putra-putrinya memperoleh gelar akademik sebagai wisudawan UIN Bukittinggi. Saya memiliki keyakinan bahwa alumni UIN Bukittinggi akan menjadi manusia yang sukses di masa depan,” ungkap Prof. Silfia.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang lulusan tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari karakter, etika, akhlak, serta kecerdasan spiritual yang dimiliki.
“Jangan pernah berhenti belajar, karena mahasiswa UIN Bukittinggi adalah manusia yang berkarakter dengan intelektual tinggi, berilmu pengetahuan, memiliki etika, akhlak, dan kecerdasan spiritual,” pesannya.
Lebih lanjut, Rektor berpesan kepada seluruh wisudawan agar senantiasa menjaga amanah almamater dengan mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan serta menjunjung tinggi etika dan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jadilah duta kebaikan dari UIN Bukittinggi dan jaga nama baik almamater di tengah masyarakat. Saya titipkan kepada saudara semua untuk terus berinovasi dan mampu berkompetisi dalam dunia kerja. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh perkuliahan di UIN Bukittinggi,” tutur Rektor.

Prof. Silfia juga mendorong para lulusan untuk terus mengembangkan kompetensi diri, mengikuti perkembangan teknologi, serta mampu beradaptasi dengan dinamika dan tuntutan dunia global.
“Teruslah meng-update diri dan menguasai teknologi dalam beradaptasi dengan kemajuan dunia global. UIN Bukittinggi memberikan garansi untuk terus berkembang dalam memberikan pelayanan akademik yang berkualitas serta menciptakan lulusan yang berkarakter, intelektual, beretika, dan berakhlak,” pungkasnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi akademik para lulusan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi turut memberikan penghargaan kepada wisudawan dengan predikat lulusan terbaik, serta penghargaan bagi penulis tesis dan skripsi terbaik. Penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk piagam penghargaan dan tabungan dari Bank BNI.

Dok. Penghargaan kepada wisudawan dengan predikat lulusan terbaik, serta penghargaan bagi penulis tesis dan skripsi terbaik.
Dengan dikukuhkannya 883 lulusan pada hari kedua, rangkaian Wisuda Angkatan XIII UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi secara keseluruhan mencatat 1.723 wisudawan, terdiri atas 1.578 lulusan Sarjana, 137 lulusan Magister, dan 8 lulusan Doktor.
Wisuda Angkatan XIII menjadi momentum penting bagi UIN Bukittinggi dalam mengantarkan para lulusan memasuki fase baru kehidupan, baik dalam dunia kerja, pengabdian kepada masyarakat, maupun dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Para lulusan diharapkan mampu membawa nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan karakter yang diperoleh selama berada di almamater untuk berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.(*Humas UIN Bukittinggi?YH)
