UIN Bukittinggi Pertemuan dengan Kanwil Kemenag Sumbar

Bukittinggi (Humas) — Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus memperkuat langkah strategis dalam menjaring calon mahasiswa baru. Salah satunya melalui penguatan kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat terkait sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 UIN Bukittinggi di lingkungan madrasah aliyah , Kamis (8/01/2026).

Wakil Rektor I UIN Bukittinggi, Dr. Afrinaldi, menyampaikan bahwa upaya sinergi antara UIN Bukittinggi dan Kanwil Kemenag Sumbar merupakan langkah penting dalam memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan Wakil Rektor I UIN Bukittinggi Dr. Afrinaldi bersama Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Bukittinggi Dr. Junaidi dengan jajaran Kanwil Kemenag Sumatera Barat. Wakil Rektor 1 beserta Dekan FTIK UIN Bukittinggi diterima langsung oleh Kabag. Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumatera Barat H. Edison, S.Sos.I, M.Si  didampingi Kabid. Pendidikan Madrasah H. Hendri Pani Dias, MA.

“UIN Bukittinggi ingin memastikan bahwa seluruh siswa madrasah aliyah mendapatkan informasi yang utuh dan akurat tentang jalur masuk, program studi, serta peluang akademik yang tersedia. Melalui kerja sama dengan Kanwil Kemenag Sumatera Barat, sosialisasi PMB dapat berjalan lebih sistematis dan menjangkau sasaran secara langsung,” ujar Dr. Afrinaldi.

Ia menambahkan, UIN Bukittinggi berkomitmen menjadi perguruan tinggi Islam yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan lulusan madrasah, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Barat.

Dekan FTIK UIN Bukittinggi, Dr. Junaidi, menambahkan bahwa FTIK siap berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi dengan memperkenalkan program studi dan keunggulan fakultas, khususnya dalam mencetak calon pendidik profesional yang berintegritas.

Sementara itu, Kabag. Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumatera Barat H. Edison menyambut baik inisiatif kerja sama yang ditawarkan UIN Bukittinggi. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dan madrasah merupakan langkah strategis dalam mendukung keberlanjutan pendidikan siswa.

“Kami mendukung penuh sosialisasi PMB UIN Bukittinggi di lingkungan madrasah aliyah. Ini sangat penting agar siswa memiliki gambaran yang jelas tentang pilihan melanjutkan studi ke perguruan tinggi, khususnya di UIN Bukittinggi yang memiliki reputasi dan relevansi keilmuan yang kuat,” kata H. Edison.

Senada dengan itu, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumatera Barat Hendri Pani Dias menilai kerja sama ini dapat menjadi jembatan efektif antara madrasah dan perguruan tinggi, terutama dalam memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

 

(TimHumas/NZ)

Aksesibilitas