
Bukittinggi (Humas)_Kegiatan silaturrahmi pasca Ramadhan di lingkungan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi disertai dengan sosialisasi peran ASN dalam pencegahan penyakit stroke. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Student Center UIN Bukittinggi, Selasa (31/03/2026).
Acara ini dihadiri oleh Rektor UIN Bukittinggi Prof. Dr. Silfia Hanani, Wakil Rektor II Prof. Dr. Iiz Izmuddin, Wakil Rektor III Dr. Edi Rosman, Kepala Biro UAPK Eramli Jantan Abdullah, para Dekan, Dosen, serta tenaga kependidikan se-lingkup UIN Bukittinggi. Turut hadir Direktur Perencanaan Keuangan dan Layanan Operasional Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Hilda Roza bersama tim medis dari Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta, termasuk dr. Antoni Khosidik sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, dr. Antoni Khosidik, Sp.N menjelaskan bahwa angka penderita stroke mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya. Ia menyoroti masih banyaknya pasien yang datang dalam kondisi terlambat sehingga peluang penanganan menjadi terbatas.
“Stroke berawal dari gangguan aliran darah akibat pengentalan hingga pembekuan darah. Faktor risiko utamanya adalah pola makan tidak sehat, seperti konsumsi lemak dan kolesterol berlebih serta kebiasaan merokok,” ujarnya.
Ia menambahkan, upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan (check up) secara rutin, menjaga pola makan, serta berolahraga secara teratur. “Bagi usia di atas 40 tahun, olahraga ringan seperti jalan kaki secara rutin sangat dianjurkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah,” katanya.
Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan Rumah Sakit Otak Dr. M. Hatta dalam memberikan edukasi kesehatan kepada civitas akademika.
“Kami sangat senang dan berterima kasih atas sosialisasi ini. Informasi tentang pencegahan stroke sangat penting bagi ASN di lingkungan kampus agar dapat melakukan langkah preventif sejak dini,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Dr. Edi Rosman menilai kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturrahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kesehatan di lingkungan kerja.
“Momentum silaturrahmi ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kualitas hidup ASN melalui pemahaman kesehatan,” ujarnya.
Di sisi lain, Hilda Roza menegaskan komitmen Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta dalam mendukung edukasi pencegahan penyakit neurologis di masyarakat, termasuk di lingkungan perguruan tinggi.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ASN, untuk melakukan deteksi dini dan menerapkan pola hidup sehat guna mencegah stroke,” katanya.
Kegiatan ini juga diisi dengan tausiah oleh Dr. Aidil Allfin yang menekankan pentingnya menjaga silaturrahmi pasca Ramadhan sebagai bagian dari upaya memperkuat ukhuwah dan kesehatan spiritual.
“Silaturrahmi bukan hanya mempererat hubungan antar sesama, tetapi juga menjadi sarana menjaga ketenangan hati dan keseimbangan hidup, yang pada akhirnya turut mendukung kesehatan jasmani,” tutur Buya Aidil dalam ceramahnya.
Acara ditutup dengan doa bersama, sesi foto, serta saling bersalaman antar civitas akademika dalam suasana hangat Idul fitri 1447 Hijriah.
(TimHumas/NZ)
