
Bukittinggi (Humas) — Tim Debat Konstitusi Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi berhasil meraih medali emas pada ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) IV Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Sumatera Tahun 2026, Jumat (2/10/2026).
Prestasi tersebut diraih setelah tim debat UIN Bukittinggi berhasil menunjukkan kemampuan argumentasi dan penguasaan isu konstitusi dalam persaingan yang diikuti dari 22 PTKIN di Sumatera. Capaian tersebut sekaligus menempatkan UIN Bukittinggi sebagai peraih posisi tertinggi pada cabang Debat Konstitusi.
Tim Debat Konstitusi UIN Bukittinggi diperkuat oleh tiga mahasiswa Fakultas Syariah, yakni Mutia Azkya Salsabila dari Program Studi Hukum Tata Negara, Zahwa Aprilia Haris dari Program Studi Hukum Tata Negara, dan Hana Sofia dari Program Studi Hukum Keluarga Islam.Ketiganya tampil dengan mengandalkan kemampuan berpikir kritis, penyusunan argumentasi, serta penguasaan terhadap persoalan hukum dan konstitusi. Dalam kompetisi tersebut, tim UIN Bukittinggi harus berhadapan dengan tim-tim dari sejumlah PTKIN lainnya yang turut ambil bagian dalam PKM IV se-Sumatera.Keberhasilan meraih medali emas tidak terlepas dari proses pembinaan dan persiapan yang dilakukan sebelum kompetisi.
Tim tersebut dibina oleh Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. Bustamar, M.H.Pembinaan dilakukan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa agar mampu menghadapi kompetisi secara maksimal, terutama dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi secara sistematis, serta memahami persoalan konstitusi dan hukum secara komprehensif.Prestasi pada cabang Debat Konstitusi menjadi salah satu capaian membanggakan bagi kontingen UIN Bukittinggi dalam PKM IV PTKIN se-Sumatera Tahun 2026.
Keberhasilan tersebut juga memperlihatkan potensi mahasiswa Fakultas Syariah dalam mengembangkan kemampuan akademik dan keterampilan argumentasi melalui kompetisi antarmahasiswa.Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani berkompetisi pada tingkat regional maupun nasional.
Bagi tim Debat Konstitusi, medali emas yang diraih menjadi hasil dari proses latihan, pembinaan, kerja sama tim, dan kesiapan menghadapi kompetisi.Ke depan, pembinaan dan latihan akan terus dilakukan agar mahasiswa UIN Bukittinggi dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi pada berbagai ajang kompetisi mahasiswa lainnya.
