Rektor UIN Bukittinggi Lantik Empat Pejabat Administrator dan Lepas Kabiro AUPK Eramli

Bukittinggi (Humas) – Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan empat Pejabat Administrator di lingkungan kampus, Rabu (8/7/2026). Prosesi yang berlangsung di Lantai I Gedung Rektorat tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Silfia Hanani, serta dihadiri para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, kepala unit, kepala lembaga, dan sivitas akademika.

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan administrasi dan akademik di lingkungan UIN Bukittinggi. Pergantian pejabat administrator diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam mendukung terciptanya tata kelola perguruan tinggi yang profesional, akuntabel, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan.

Empat pejabat Administrator yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya masing-masing adalah:

  • Sasmiarti, S.Ag., S.IP., M.H. sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Syariah.
  • Yusra N, S.E. sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.
  • Melvita, S.Ag., M.E. sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
  • Drs. Zoher Ahmad, M.H. sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah.

Dok. Penandatanganan Berita Acara Pelantikan Pejabat Administrator Selingkup UIN Bukittinggi

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Silfia Hanani menegaskan bahwa jabatan Kepala Bagian Tata Usaha memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi di setiap fakultas. Menurutnya, pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi dan pertimbangan yang matang berdasarkan kompetensi, rekam jejak, integritas, serta kebutuhan organisasi.

“Terpilih dan diangkatnya Bapak dan Ibu sebagai Kepala Bagian Tata Usaha hari ini melalui proses yang panjang. Jabatan ini bukan hanya amanah administratif, tetapi memiliki peran penting dalam menentukan arah perkembangan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi ke depan,” ujar Rektor.

Ia menambahkan, keberadaan Kepala Bagian Tata Usaha merupakan ujung tombak dalam membangun sistem administrasi yang efektif, responsif, dan mampu mendukung pencapaian target institusi. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat inovasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada sivitas akademika.

“Kami berharap dengan dilantiknya Bapak dan Ibu sebagai Kepala Bagian Tata Usaha, dapat memberikan dedikasi terbaik bagi kemajuan institusi. Jadilah energi baru yang menghadirkan berbagai inovasi serta kontribusi nyata untuk pengembangan UIN Bukittinggi di masa mendatang,” pesan Silfia.

Dok. Pelepasan Kabiro AUPK UIN Bukittinggi oleh Rektor bersama Wakil Rektor UIN Bukittinggi

Pada kesempatan yang sama, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi juga menggelar prosesi pelepasan mantan Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Eramli Jantan Abdullah, yang akan melanjutkan pengabdian pada penugasan baru. Pelepasan tersebut disertai penyelesaian seluruh proses administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Rektor menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi besar yang telah diberikan Eramli selama mengemban amanah sebagai Kabiro AUPK.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Eramli yang selama ini telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan UIN Bukittinggi. Semoga segala pengabdian yang telah diberikan menjadi amal ibadah, serta diberikan kemudahan dan kesuksesan dalam menjalankan amanah di tempat tugas yang baru,” tuturnya.

Melalui pelantikan pejabat administrator ini, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendorong terwujudnya perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (*Humas UIN Bukittinggi/YH)

Aksesibilitas