
Bukittinggi (Humas) – Dalam rangka persiapan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Tahun 2026 bagi siswa kelas XII, Pondok Pesantren MTI Kapau mengundang Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, .M.Si, sebagai pemateri pada kegiatan Pembekalan dan Bimbingan Belajar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Representatif Pondok Pesantren MTI Kapau pada Senin (12/1/2026).
Rektor UIN Bukittinggi hadir didampingi oleh Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Dr. Bustamar. Kehadiran pimpinan UIN Bukittinggi tersebut disambut hangat oleh Ketua Yayasan MTI Kapau, Zulfadli; Pimpinan Pondok Pesantren MTI Kapau, Buya Ilham Afriadi; serta jajaran pimpinan pondok pesantren lainnya.

Dok. Rektor UIN Bukittinggi dan Wadek III Fakultas Syariah bersama Jajaran Pimpinan Ponpes MTI Kapau
Dalam kunjungannya, Prof. Silfia Hanani memberikan motivasi dan wejangan kepada majelis guru serta para santri Pondok Pesantren MTI Kapau. Ia menekankan pentingnya peran guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk generasi yang berkarakter.
“Guru adalah pejuang bangsa yang tidak pernah lelah dalam memberikan ilmu kepada murid-muridnya. Dari tangan guru lahir generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa,” ujar Rektor.
Pada kesempatan tersebut, Rektor UIN Bukittinggi juga menyampaikan apresiasi kepada Buya Ilham Afriadi beserta jajaran pengurus Pondok Pesantren MTI Kapau atas dedikasi dan komitmen mereka dalam dunia pendidikan.
“Selamat dan semangat terus kepada Buya Ilham dalam berjihad keilmuan di dunia pendidikan. Apa yang dilakukan hari ini adalah investasi besar bagi masa depan umat dan bangsa,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren MTI Kapau, Buya Ilham Afriadi, menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan dan kesediaan Rektor UIN Bukittinggi untuk berbagi ilmu dan motivasi kepada para santri.
“Kami sangat mengapresiasi dan salut dengan semangat Ibu Rektor yang senantiasa berbagi ilmu, khususnya kepada guru-guru dan santri di pondok pesantren, termasuk di Kabupaten Agam,” ujarnya.

Selain sebagai pemateri pembekalan dan bimbingan belajar bagi siswa kelas XII, Rektor UIN Bukittinggi juga membawa misi untuk mengenalkan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kepada para santri. Ia mengajak para santri Pondok Pesantren MTI Kapau untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di UIN Bukittinggi.
Prof. Silfia Hanani menegaskan bahwa UIN Bukittinggi siap menjadi rumah akademik dan pusat keilmuan yang unggul dalam mengintegrasikan ilmu keislaman dan keilmuan modern, serta mencetak generasi muda yang kompetitif dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
(*Humas UIN Bukittinggi/YH)
