
Bukittinggi (Humas) – Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar Senandung Shalawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, zikir, dan doa kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” tersebut juga dihadiri oleh pimpinan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi sebagai bentuk dukungan terhadap program Kementerian Agama RI.
Acara tersebut akan dihadiri oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), tokoh agama, ulama, sivitas akademika, serta masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si., menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Senandung Shalawat, zikir, dan doa kebangsaan yang diinisiasi Kementerian Agama Republik Indonesia. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar spiritual yang sangat penting dalam memperkuat persatuan bangsa sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
“Kami mendukung penuh penyelenggaraan Senandung Shalawat, zikir, dan doa kebangsaan yang dilaksanakan Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kecintaan kepada bangsa dan negara dalam suasana peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Prof. Silfia Hanani.
Menurut Prof. Silfia Hanani, pembangunan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai spiritual. Karena itu, shalawat, zikir, dan doa menjadi ikhtiar bersama agar bangsa Indonesia senantiasa memperoleh keberkahan, kedamaian, dan perlindungan Allah SWT.
Prof. Silfia Hanani berharap kegiatan tersebut mampu menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, merawat kerukunan, serta memperkuat moderasi beragama sebagai modal penting dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju.
“Insya Allah, kehadiran pimpinan UIN Bukittinggi bersama keluarga besar Kementerian Agama RI pada kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen kami dalam mendukung program-program Kementerian Agama RI yang memperkuat harmoni, persatuan, dan nilai-nilai kebangsaan. Semoga Indonesia senantiasa diberi keberkahan dan mampu mewujudkan cita-citanya sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur,” tutup Prof. Silfia Hanani. (nz)
