Bukittinggi (Humas) – Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi melakukan penyegaran organisasi dan penguatan tata kelola dengan melantik sejumlah pejabat pelaksana akademik dan Ketua Unit. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Rektorat Lantai 3, Jumat (13/03/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Bukittinggi, jajaran Wakil Rektor, Kepala Biro UAPK, para Dekan, serta Kepala Bagian di lingkungan kampus. Pelantikan ini menandai langkah strategis universitas dalam memperkuat lini akademik dan transformasi kampus menuju standar pelayanan yang lebih akuntabel dan inovatif.
Berikut daftar nama pejabat yang secara resmi mengemban amanah baru di lingkungan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi:
- Dr. M. Imamuddin, M.Pd – Dekan Fakultas Sains dan Teknologi.
- Riri Okra, M.Kom – Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Administrasi Umum Fakultas Saintek.
- Uqwatul Alma Wizsa, M.Si – Ketua Prodi Statistika Fakultas Saintek.
- Haida Fitri, M.Si – Ketua Prodi Matematika Fakultas Saintek.
- Yulifda Elin Yuspita, M.Kom – Ketua Prodi Informatika Fakultas Saintek.
- Yolanda Rahmi Safitri, M.Si – Sekretaris Prodi Matematika Fakultas Saintek.
- Era Sonita, SE., M.Si – Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan pada FEBI.
- Zuwardi, MA – Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama pada FEBI.
- Dewi Manda Angraini, SE., M.B.A – Ketua Program Studi Pariwisata Syariah FEBI.
- Septria Susanti, ME – Ketua Program Studi Perbankan Syariah FEBI.
- Santi Deswita, ME – Sekretaris Prodi Perbankan Syariah.
- Yenty Astari Dewi, SE., MM – Sekretaris Prodi Manajemen Bisnis Syariah.
- Febriyan Pratama Defaz, SE., MM – Sekretaris Prodi Manajemen Haji dan Umrah.
- Jerry Pratama, MH – Kepala Pusat Pengembangan Bisnis.
- Indika Juang Putra, SE., MBA – Sekretaris Pusat Pengembangan Bisnis.
- Yefri Joni, S.Ag., MA – Ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI).
Fokus utama dalam pelantikan kali ini tertuju pada jajaran pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek). Rektor Prof. Silfia Hanani secara khusus memberikan mandat kepada Imamuddin yang dilantik sebagai Dekan, didampingi Riri Okra sebagai Wakil Dekan, serta jajaran Ketua Prodi Statistika, Matematika, dan Informatika, serta Tenaga Kependidikan.
Dalam arahannya, Rektor memberikan penekanan khusus pada akselerasi Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek), dengan mewujudkan terobosan nyata untuk meningkatkan daya tarik program studi eksakta.
“Saya instruksikan kepada pejabat yang baru dilantik untuk melakukan langkah luar biasa guna meningkatkan animo pendaftar. Target kita jelas, peningkatan jumlah mahasiswa hingga 300 persen dibanding tahun lalu,” tegas Rektor.
Ia menambahkan bahwa integrasi ilmu sains dan nilai-nilai Islam harus menjadi nilai jual utama agar menarik minat calon mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional.
Selain Saintek, pelantikan juga mengisi pos strategis di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa reputasi akademik yang baik harus berbanding lurus dengan peningkatan jumlah mahasiswa.
“Saya minta FEBI tidak hanya unggul di atas kertas, tapi juga unggul dalam menarik minat masyarakat. Dengan prodi-prodi yang ada di FEBI, kita harus mampu meningkatkan angka pertumbuhan mahasiswa baru secara signifikan,” tambahnya.
Di sektor manajerial, Jerry Pratama dan Indika Juang Putra dipercaya menakhodai Pusat Pengembangan Bisnis. Rektor berharap unit ini mampu mengoptimalkan aset kampus untuk kemandirian finansial lembaga.
Menutup rangkaian pelantikan, Rektor memberikan instruksi kepada Ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI). Menurutnya, SPI bukan sekadar unit pemeriksa, melainkan mitra strategis dalam menjaga marwah universitas melalui komunikasi yang efektif ke seluruh unit kerja.
“SPI memiliki peran krusial sebagai benteng pertahanan integritas lembaga. Saya berpesan khusus kepada Ketua SPI agar membangun komunikasi dua arah ke semua lini, mulai dari level pimpinan hingga staf di tingkat program studi,” ujar Rektor.

Dok : Foto Bersama Pelantikan Pejabat Pelaksana Akademik dan Ketua Unit selingkup UIN Bukittinggi, Jumat (13/03/2026)
Ia juga menekankan bahwa fungsi pengawasan harus berjalan beriringan dengan fungsi edukasi. “Jangan sampai ada penyumbatan informasi terkait tata kelola dan regulasi. SPI harus aktif mengomunikasikan standar operasional prosedur agar kesalahan administratif dapat diminimalisir. Kita ingin mewujudkan tata kelola keuangan dan akademik yang bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutupnya. (Humas UIN Bukittinggi/WA)
