Bukittinggi (Humas) – Kepala Biro Umum, Akademik, Perencanaan dan Kepegawaian (UAPK) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, H. Eramli Jantan Abdullah, memberikan pembinaan sekaligus evaluasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Tenaga Kependidikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan UIN Bukittinggi. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai III Gedung Rektorat UIN Bukittinggi, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan evaluasi ASN ini dihadiri oleh Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, Hendra Nasrul, bersama tim kepegawaian UIN Bukittinggi serta diikuti seluruh tenaga kependidikan PPPK di lingkungan UIN Bukittinggi. Evaluasi ini dilaksanakan sebagai upaya pembinaan dan pembenahan terhadap kinerja, disiplin, serta profesionalitas ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kampus.
Dalam arahannya, Kabiro UAPK, H. Eramli Jantan Abdullah menegaskan bahwa pengangkatan PPPK merupakan bagian dari penguatan status ASN yang sejajar dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menurutnya, ASN terdiri dari dua unsur, yakni PNS dan PPPK yang sama-sama memiliki hak dan kewajiban sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Sebagai ASN kita memiliki hak dan tanggung jawab yang telah diatur dalam undang-undang. Oleh karena itu, mari kita menjalankannya secara profesional. Salah satu hak ASN adalah cuti, sehingga setiap ASN harus memahami regulasi dan aturan yang berlaku terkait hak cuti tersebut. Selain itu, ketika PPPK melaksanakan tugas yang telah ditetapkan, maka harus dijalankan sesuai ketentuan berdasarkan hak dan kewajiban yang melekat pada masing-masing PPPK,” tegasnya.
Ia juga mendorong seluruh PPPK untuk terus meningkatkan kreativitas, kompetensi, dan profesionalitas melalui pengembangan ilmu pengetahuan serta semangat belajar yang berkelanjutan.
“Kami berharap PPPK UIN Bukittinggi dapat terus meningkatkan kreativitas dan profesionalitas dengan menggali ilmu pengetahuan serta terus belajar. Aktiflah mencari informasi dan inovasi guna menambah wawasan dan kualitas kerja,” imbuhnya.

Selain itu, Eramli juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antar rekan kerja, loyalitas terhadap pimpinan, serta bijak dalam menggunakan media sosial.
“Mari kita menjaga hubungan baik antar sesama rekan kerja dan loyalitas terhadap atasan. Hati-hati dalam bersikap dan bertutur kata serta bijak dalam bermedia sosial. Jangan sampai jejak digital yang buruk menjadi batu sandungan yang dapat merusak karier PPPK di masa depan,” ujarnya.
Sebagai penutup, Kabiro UAPK berpesan agar seluruh ASN PPPK tetap menjunjung tinggi integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam bekerja sesuai aturan yang berlaku.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, Hendra Nasrul, turut memberikan pembinaan terkait sejumlah aspek penting yang harus menjadi perhatian ASN PPPK di lingkungan UIN Bukittinggi. Beberapa poin yang disampaikan di antaranya pentingnya menjaga kedisiplinan absensi dan kehadiran di tempat kerja, meningkatkan kinerja, menjaga sikap dan etika sebagai ASN, serta membangun hubungan kerja yang harmonis antar sesama pegawai.

Ia juga menekankan bahwa kinerja dan kedisiplinan menjadi salah satu pertimbangan satuan kerja dalam proses perpanjangan kontrak PPPK. Selain itu, ASN PPPK diharapkan mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing secara bertanggung jawab tanpa membebani rekan kerja lainnya.
Melalui kegiatan pembinaan dan evaluasi ini, diharapkan seluruh ASN PPPK UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, disiplin kerja, serta komitmen dalam mendukung kemajuan institusi dan pelayanan pendidikan tinggi yang profesional dan berintegritas.
(Humas UIN Bukittinggi/YH)
