MBG Mendukung Kesehatan dan Kecerdasan Anak Indonesia

Bukittinggi (Humas) — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Hj. Silfia Hanani, M.Si., menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan pemerintah merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap pemenuhan gizi dan kesehatan anak-anak Indonesia, khususnya para peserta didik yang sedang menimba ilmu di bangku sekolah.

Program MBG merupakan bagian dari kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi anak-anak Indonesia. Program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik sehingga mereka dapat mengikuti proses pembelajaran dengan kondisi tubuh yang sehat dan lebih siap menerima pelajaran.

Menurut Prof. Silfia Hanani, pemenuhan gizi bagi anak-anak merupakan hal penting yang perlu mendapat perhatian bersama. Anak-anak yang memperoleh asupan gizi yang baik diharapkan memiliki kondisi kesehatan yang lebih terjaga, sehingga dapat mendukung konsentrasi, semangat, dan kemampuan mereka dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.

“Program Makan Bergizi Gratis ini merupakan langkah positif pemerintah dalam memperhatikan kebutuhan gizi dan kesehatan anak-anak Indonesia. Pemenuhan gizi sangat penting karena anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dipersiapkan agar tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kualitas pendidikan yang baik,” ungkap Prof. Silfia Hanani.

Ia menilai, perhatian terhadap kebutuhan gizi anak-anak memiliki hubungan erat dengan upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan tersedianya fasilitas belajar, tenaga pendidik, dan kurikulum yang berkualitas, tetapi juga perlu didukung oleh kondisi kesehatan dan kebutuhan gizi peserta didik.

Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, anak-anak diharapkan dapat mengikuti pembelajaran secara lebih optimal, mengembangkan potensi diri, serta meningkatkan kemampuan akademik mereka. Oleh karena itu, program MBG perlu dipandang sebagai salah satu upaya mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia sejak usia sekolah.

Lebih lanjut, keberhasilan program ini tentu membutuhkan dukungan dan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pihak sekolah, orang tua, hingga masyarakat. Pengawasan terhadap kualitas makanan, kebersihan, keamanan pangan, dan kesesuaian menu dengan kebutuhan gizi anak juga menjadi hal penting agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal.

Prof. Silfia Hanani berharap, pelaksanaan program MBG dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak Indonesia, terutama dalam mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan semangat belajar mereka. Dengan perhatian terhadap pemenuhan gizi yang berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan, Indonesia diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Program MBG pada akhirnya diharapkan tidak hanya menjadi upaya memenuhi kebutuhan makanan anak-anak di sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing. (nz)

Aksesibilitas