FTIK UIN Bukittinggi Gelar Ujian Terbuka Promosi Doktor, Safrudin Raih Gelar Doktor ke-13

Bukittinggi (Humas) – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kembali menyelenggarakan ujian terbuka promosi doktor bagi mahasiswa Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam (PAI), Safrudin, pada Senin (6/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Ruang Cinema Gedung S UIN Bukittinggi dan diikuti secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Ujian terbuka tersebut dipimpin oleh Wakil Rektor I UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. Afrinaldi, S.Sos.I., M.A., yang mewakili Rektor. Turut hadir tim penguji yang terdiri dari para akademisi dan pakar di bidangnya, yaitu Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd., Dr. Wedra Aprison, M.Ag., Dr. Darul Ilmi, M.Pd., Prof. Dr. Asyari, S.Ag., M.Si., serta Dr. H. Arman Husni, Lc., M.A.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Bupati Kabupaten Agam, H. Benni Warlis, serta keluarga dan kolega promovendus yang turut menyaksikan momen akademik tersebut.

Dok. Promovendus pada Ujian Terbuka Promosi Doktor ke – 13 PAI UIN Bukittinggi

Dalam ujian tersebut, Safrudin mempertahankan disertasinya yang berjudul “Politik Pendidikan Islam di Sumatera Barat Periode 2009–2019 (Studi Kebijakan SMA Negeri Berasrama Sumatera Barat).” Disertasi ini diuji secara daring oleh Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd., Guru Besar dari Universitas Negeri Padang (UNP), dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama tim penguji lainnya.

Setelah melalui rangkaian ujian dan diskusi ilmiah yang mendalam, tim penguji melaksanakan sidang tertutup untuk menentukan hasil akhir. Berdasarkan hasil musyawarah, disertasi yang dipresentasikan dinyatakan layak dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Dengan demikian, Safrudin resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor (Dr.).

Dalam sambutannya saat membacakan keputusan sidang, Wakil Rektor I menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar hasil penelitian tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kami atas nama pimpinan dan tim penguji mengucapkan selamat atas pencapaian gelar Doktor Saudara Safrudin. Semoga disertasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan di tengah masyarakat. Dunia pendidikan sangat luas, dan kami berharap ini menjadi titik awal dalam pengembangan intelektual yang lebih luas. Kami juga berharap Saudara tetap menjaga nama baik institusi serta terus menjalin komunikasi dengan UIN Bukittinggi,” ujarnya.

Dengan selesainya pelaksanaan ujian terbuka ini, Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam FTIK UIN Bukittinggi resmi melahirkan doktor ke-13. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam menghasilkan lulusan berkualitas serta berkontribusi dalam pengembangan dunia pendidikan di Indonesia.

(Humas UIN Bukittinggi/YH)

Aksesibilitas