
Bukittinggi (Humas) _ Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 jatuh pada hari Rabu (27/05/2026) menjadi momentum pengabdian bagi civitas akademika UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Sejumlah dosen dan tenaga akademik kampus tersebut mendapat amanah sebagai khatib Shalat Idul Adha di berbagai daerah di Sumatera Barat, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.
Di antara civitas akademika yang dipercaya menjadi khatib yakni Dr. H. Afrinaldi yang bertugas di Halaman Gubernur Sumatera Barat di Kota Padang. Sementara itu, Dr. Iswantir menyampaikan khutbah Idul Adha di Halaman Balai Kota Payakumbuh. Amanah tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kapasitas keilmuan dan dakwah civitas akademika UIN Bukittinggi.
Selain itu, M. Ridha, MA dipercaya menjadi khatib di Masjid Warafatul Ghamidiyah Perumnas Kubang Gajah, Limbukan, Payakumbuh. Rendra Akbar, S.EI mendapat amanah di Masjid Al Mujaddidin Pincuran Sobok, Koto Panjang, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam. Sementara Doni Nofra, M.Hum bertugas di Masjid Jamiatul Wustha, Jorong Sungai Pangkur, Nagari Pakan Rabaa, Kabupaten Solok Selatan.
Selanjutnya, Dr. Fahmil Samiran menjadi khatib di Mushalla An Nur Gudang Peluru Panganak, Kota Bukittinggi. Nofiardi bertugas di Masjid Mubarak Kampung Putih, Saiful Amin menyampaikan khutbah di Masjid Taqwa Muhammadiyah Kauman, Kota Padang Panjang, sedangkan Hardiansyah Padli mendapat amanah di Masjid Mukhlisin, Muaro Palupuh.
Disamping itu juga khutbah Idul Adha di kampus UIN Bukittinggi disampaikan oleh Khatib ustad Khairul Amin, M.Phil.
Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Silfia Hanani menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan masyarakat Sumatera Barat kepada civitas akademika kampus UIN Bukittinggi
Menurutnya, keterlibatan dosen dan tenaga akademik sebagai khatib Idul Adha merupakan bagian dari pengabdian nyata perguruan tinggi kepada umat.
“Kepercayaan yang diberikan kepada civitas akademika UIN Bukittinggi menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir dalam penguatan nilai-nilai keagamaan serta pembinaan masyarakat. Ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Prof. Silfia Hanani.
Ia menambahkan, kehadiran para akademisi UIN Bukittinggi di berbagai mimbar Idul Adha diharapkan mampu memperkuat pesan-pesan keislaman yang moderat, inklusif, dan menyejukkan. Momentum Idul Adha 1447 H juga dinilai menjadi sarana mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat melalui dakwah dan pengabdian yang berkelanjutan. (NZ)
