
Bukittinggi (Humas) – Pengorbanan para pahlawan Revolusi yang gugur dalam menghadapi pembrontakan gerakan 30 September 1965 menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Para jenderal yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut kemudian ditetapkan sebagai Pahlawan Revolusi dan dikenang atas jasa serta pengorbanannya bagi bangsa dan negara Indonesia.
Semangat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan tersebut kembali dikenang dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di semua daerah, terutama di kampus UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Kamis (1/10/2026).
Upacara diikuti Rektor UIN Bukittinggi Prof. Dr. Hj. Silfia Hanani, para pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UIN Bukittinggi.

Dalam amanatnya, Rektor Prof. Silfia Hanani mengajak seluruh keluarga besar UIN Bukittinggi menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila tersebut sebagai penguatan semangat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Mari kita jadikan semangat Hari Kesaktian Pancasila sebagai upaya kita untuk terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dengan menjaga rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang kita cintai ini,” ujar Prof. Silfia Hanani.
Menurutnya, semangat menjaga persatuan dan kesatuan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat negara, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk sivitas akademika perguruan tinggi.
Selain menyampaikan amanat terkait Hari Kesaktian Pancasila, Rektor juga memberikan sejumlah arahan kepada seluruh unit dan bagian di lingkungan UIN Bukittinggi.
Rektor meminta seluruh unit dan bagian memperhatikan serapan dana yang telah dianggarkan dalam RKAL masing-masing di Tahuan Anggaran 2026 ini. Pengelolaan anggaran tersebut diharapkan dapat dilakukan secara baik, efektif dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Dalam bidang kemahasiswaan, Prof. Silfia Hanani juga menekankan pentingnya penguatan kegiatan dan pembinaan organisasi mahasiswa UIN Bukittinggi. Organisasi mahasiswa diharapkan menjadi wadah pengembangan potensi, kreativitas, kepemimpinan dan prestasi mahasiswa.
“Penguatan kegiatan dan pembinaan organisasi mahasiswa perlu terus kita lakukan,” kata Prof. Silfia Hanani.
Rektor juga meminta perhatian bersama terhadap penataan lingkungan kampus, khususnya terkait tempat sampah. Pejabat terkait diminta memperhatikan penataan tempat sampah dan pemanfaatannya sehingga lingkungan kampus tetap bersih, tertata dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika UIN Bukittinggi.
Di bidang penelitian, Prof. Silfia mengingatkan para dosen untuk mempersiapkan proposal penelitian sehingga dapat mengikuti seleksi penelitian yang bersumber dari dana hibah.
Menurutnya, kesempatan memperoleh dana hibah penelitian perlu dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas penelitian dosen di lingkungan UIN Bukittinggi.
Sementara itu, terkait pelaksanaan ujian munaqasyah mahasiswa, Rektor meminta dilakukan penataan dan persiapan dengan baik, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan dokumentasi serta karangan bunga mahasiswa.
Prof. Silfia Hanani juga menekankan pentingnya sosialisasi dan promosi seluruh program studi UIN Bukittinggi ke luar kampus. Promosi tersebut perlu terus ditingkatkan sebagai salah satu upaya memperkenalkan keunggulan program studi sekaligus meningkatkan jumlah mahasiswa baru pada masa mendatang.
“Lebih dari 2.500 mahasiswa yang wisuda tahun ini, maka kita harus menutupi sebanyak itu juga atau lebih dengan tambahan mahasiswa baru kita di masa yang akan datang,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memberikan perhatian terhadap kontingen UIN Bukittinggi yang sedang mengikuti kegiatan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) IV PTKIN se-Sumatera di UIN Raden Fatah Palembang.
Prof. Silfia Hanani berharap kontingen UIN Bukittinggi yang sedang berjuang dalam berbagai cabang kegiatan tersebut dapat mampu meraih keberhasilan kejuaraan dan membawa nama baik UIN Bukittinggi.
“Semoga kontingen UIN Bukittinggi yang sedang bertanding di Palembang dalam kegiatan PKM IV di UIN Raden Fatah Palembang dapat meraih keberhasilan,” harapnya.
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat Webometrics kepada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Bukittinggi yang diterima oleh Dr. Iswantir.
Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bagian dari apresiasi terhadap upaya peningkatan kualitas dan tata kelola perguruan tinggi yang terus dilakukan UIN Bukittinggi.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, keluarga besar UIN Bukittinggi diharapkan tidak hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga mampu meneruskan semangat perjuangan tersebut melalui penguatan persatuan, peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, kemahasiswaan dan tata kelola perguruan tinggi demi kemajuan bangsa Indonesia. (nz)
