Apria Putra Resmi Sandang Gelar Doktor, Jadi Doktor ke-19 Prodi S3 PAI UIN Bukittinggi

Bukittinggi (Humas) – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kembali menyelenggarakan ujian terbuka promosi doktor bagi mahasiswa Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam (PAI), Apria Putra, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung secara luring di Ruang Cinema Gedung S UIN Bukittinggi dan diikuti secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Ujian terbuka promosi doktor tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FTIK,Dr. Junaidi, M.Pd., yang mewakili Rektor UIN Bukittinggi selaku Ketua Sidang. Turut hadir sebagai tim penguji, Prof. Dr. Oman Fathurrahman, M.Hum., Prof. Dr. Syafwan Rozi, M.Ag., Dr. Januar, M.Pd., dan Dr. Iswantir, M.Ag.

Kegiatan akademik tersebut juga dihadiri Ketua Program Studi S3 PAI, Prof. Dr. Wedra Aprison, beserta keluarga, kolega, dan tamu undangan yang turut menyaksikan secara langsung proses promosi doktor.

Dalam kesempatan tersebut, Apria Putra mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pendidikan Akhlak Berbasis Kearifan Lokal Minangkabau Perspektif Datuk Paduko Alam dan Syekh Sulaiman Arrasuli.” Disertasi tersebut diuji secara daring oleh Prof. Dr. Oman Fathurrahman, M.Hum., Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pendalaman materi oleh anggota tim penguji lainnya.

Dok. Penyampaian Disertasi oleh Promovendus pada Ujian Terbuka Promosi Doktor PAI

Setelah melalui rangkaian pemaparan, tanya jawab, serta diskusi ilmiah, tim penguji kemudian melaksanakan sidang tertutup untuk menentukan hasil akhir ujian. Berdasarkan hasil musyawarah tim penguji, disertasi yang dipertahankan Apria Putra dinyatakan layak dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Dengan demikian, Apria Putra dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor (Dr.) dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

Dalam sambutannya, Dekan FTIK, Dr. Junaidi, M.Pd. menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan Apria Putra sekaligus memberikan pesan agar capaian akademik tersebut menjadi awal bagi pengembangan intelektual dan kontribusi yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Atas nama pimpinan dan tim penguji, kami mengucapkan selamat atas keberhasilan Saudara Apria Putra. Harapan kami, semoga keberhasilan ini menjadi titik awal pengembangan intelektual Saudara. Kepada Saudara diberikan hak untuk menggunakan gelar Doktor (Dr.) dalam bidang keahlian Pendidikan Agama Islam,” ujar Dekan FTIK.

Lebih lanjut, Dekan menyampaikan bahwa Apria Putra merupakan Doktor ke-19 pada Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

“Selamat kami ucapkan pula kepada keluarga promovendus. Kami harapkan Saudara senantiasa menjaga nama baik institusi dan terus melakukan komunikasi dengan almamater,” tambahnya.

Dok. Pengukuhan Doktor ke -19 Prodi S3 PAI UIN Bukittinggi

Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen FTIK UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam mengembangkan pendidikan tinggi pada jenjang doktoral sekaligus melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas akademik dan keilmuan yang kuat.

Dengan lahirnya Doktor ke-19 dari Program Studi S3 PAI, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus memperkuat perannya dalam pengembangan ilmu Pendidikan Agama Islam, khususnya melalui penelitian yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau dan relevansinya dalam penguatan pendidikan akhlak. (*Humas UIN Bukittinggi/YH)

Aksesibilitas