
Bukittinggi (Humas) – Perpustakaan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kembali menorehkan prestasi dalam penguatan jejaring literasi internasional. Melalui Program International Minangkabau Literary Festival (IMLF), Perpustakaan UIN Bukittinggi menerima hibah koleksi buku sastra klasik Tamil dari Government of Tamil Nadu, India.
Penyerahan bantuan buku tersebut dilaksanakan pada Jumat (24/7/2026) di Istana Gubernur Sumatera Barat. Hibah diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sumatera Barat kepada sejumlah perguruan tinggi, perusahaan, dan lembaga di Indonesia yang menjadi mitra dalam pengembangan literasi internasional.
Kepala UPT Perpustakaan UIN Bukittinggi, Dewi Anggraini, S.IP, yang hadir menerima bantuan tersebut menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada UIN Bukittinggi sebagai salah satu perguruan tinggi penerima hibah buku dari Pemerintah Lokal Tamil Nadu, India.
“Alhamdulillah, Perpustakaan UIN Bukittinggi menjadi salah satu penerima bantuan hibah buku dari Pemerintah Lokal Tamil Nadu, India. Program ini merupakan bentuk kerja sama Pemerintah Lokal Tamil Nadu dengan beberapa perpustakaan perguruan tinggi, perusahaan, dan lembaga di Indonesia dalam rangka memperluas akses literasi dan memperkenalkan khazanah sastra klasik Tamil kepada masyarakat dunia,” ujar Dewi Anggraini.
Ia menjelaskan, hubungan antara Pemerintah Lokal Tamil Nadu dengan berbagai perguruan tinggi, perusahaan, dan lembaga di Indonesia difasilitasi oleh International Minangkabau Literary Festival (IMLF) yang selama ini aktif membangun jejaring literasi internasional sekaligus melakukan sosialisasi bahasa dan budaya Tamil.
Menurut Dewi, Bahasa Tamil merupakan salah satu bahasa tertua di dunia yang hingga kini masih hidup dan digunakan oleh lebih dari 100 juta penutur di berbagai negara. Bahasa ini tidak hanya memiliki sejarah panjang, tetapi juga diakui sebagai bahasa klasik yang sejajar dengan bahasa Latin, Yunani, dan Sanskerta.
“Meskipun berusia ribuan tahun, Bahasa Tamil tetap berkembang secara dinamis mengikuti perkembangan zaman. Hal ini menunjukkan bahwa sebuah bahasa dan karya sastra akan tetap hidup apabila terus dipelihara, dipelajari, serta diwariskan kepada generasi berikutnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Tamil Nadu saat ini terus memperkenalkan kekayaan sastra Tamil melalui berbagai program internasional, seperti penyelenggaraan festival buku dunia, digitalisasi naskah daun lontar dan prasasti, hingga penerjemahan karya-karya sastra Tamil ke berbagai bahasa.
Sebagai bagian dari program tersebut, Pemerintah Tamil Nadu menargetkan penempatan koleksi terjemahan karya sastra Tamil di 100 universitas dan perpustakaan terkemuka dunia. Sebanyak 107 judul karya telah dipilih oleh tim ahli, di antaranya Thirukkural, Silappathigaram, Manimegalai, karya-karya era Sangam seperti Kurunthogai, hingga karya sastra modern Ponniyin Selvan dan Pandian Parisu.
Sementara itu, Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Tamil Nadu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta International Minangkabau Literary Festival yang telah mempercayakan UIN Bukittinggi sebagai salah satu penerima hibah buku internasional tersebut.
Menurutnya, keberadaan koleksi sastra klasik Tamil akan memperkaya referensi ilmiah di lingkungan kampus sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan kajian lintas budaya, sejarah, bahasa, dan peradaban dunia.
“Kami menyambut baik hibah buku ini sebagai bagian dari penguatan internasionalisasi UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Kehadiran koleksi sastra klasik Tamil akan memperkaya sumber referensi akademik bagi dosen, mahasiswa, maupun peneliti dalam mengembangkan kajian keilmuan yang bersifat multidisipliner dan berwawasan global,” ujar Prof. Silfia Hanani.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa perpustakaan merupakan jantung perguruan tinggi yang memiliki peran strategis dalam membangun tradisi akademik, budaya membaca, serta melahirkan karya-karya ilmiah yang berkualitas.
“Kami berharap hibah ini menjadi awal dari semakin luasnya kerja sama internasional yang dibangun UIN Bukittinggi, tidak hanya di bidang literasi dan perpustakaan, tetapi juga penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, serta pengembangan peradaban melalui ilmu pengetahuan. Semakin banyak khazanah dunia yang dapat diakses sivitas akademika, maka semakin terbuka pula peluang melahirkan inovasi dan pemikiran yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Rektor.
Penerimaan hibah buku sastra klasik Tamil tersebut menjadi salah satu langkah nyata UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam memperkuat visi sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, berdaya saing global, serta terus membangun jejaring akademik internasional melalui penguatan literasi, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan. (NZ)
