UIN Bukittinggi Kirim Sembilan Mahasiswa KKN Internasional ke Thailand

BUKITTINGGI (Humas) — Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kembali mengirim sembilan mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang dipadukan dengan Program Praktik Lapangan (PPL) di Thailand Selatan. Program berlangsung pada 8 Juli hingga 4 Agustus 2026 sebagai bagian dari penguatan internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus memperluas wawasan global mahasiswa.

Kesembilan mahasiswa yang mengikuti program tersebut merupakan peserta hasil seleksi dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Mereka terdiri atas lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, dan tiga mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling. Mahasiswa tersebut dilepas secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. Afrinaldi di Aula lantai 3 Gedung Rektorat UIN Bukittinggi dan dihadiri oleh Dekan bersama Wakil Dekan FTIK, Ketua LP2M dan Kepala Pusat selingkup LP2M, serta Kaprodi masing-masing Program studi.

Selama hampir satu bulan, para mahasiswa akan melaksanakan KKN di tengah masyarakat Hat Yai Provinsi Songkhla, Thailand Selatan. Selain itu, mereka menjalani praktik mengajar di Songserm Sasana Vitaya School sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik dan profesional calon pendidik dalam lingkungan pendidikan internasional.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam memperluas jejaring internasional. “Melalui pengalaman belajar lintas negara, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik dan komunikasi lintas budaya, tetapi juga memperkuat pemahaman terhadap dinamika masyarakat Melayu di kawasan Asia Tenggara,” jelas Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dr.Junaidi.

Dok. Pelepasan Secara Resmi Mahasiswa KKN dan PPL Internasional oleh Wakil Rektor I UIN Bukittinggi

Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Prof. Dr. Silfia Hanani, melalui Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. Afrinaldi, berharap para mahasiswa mampu menjadi duta akademik yang membawa nama baik universitas dan Indonesia.

“Program ini bukan sekadar kegiatan pengabdian dan praktik mengajar, tetapi ruang pembelajaran yang akan membentuk mahasiswa berwawasan global, adaptif terhadap keberagaman budaya, serta mampu membangun jejaring akademik internasional. Kami berharap peserta menjaga integritas, menunjukkan profesionalisme, dan menjadi representasi terbaik UIN Bukittinggi sekaligus memperkuat ikatan kebangsaan dan semangat persaudaraan Melayu di kawasan Asia Tenggara,” ujar Afrinaldi menyampaikan pesan Rektor saat melepas mahasiswa peserta KKN Internasional, Selasa (7/7/2026).

Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Bukittinggi Dr. Muhiddinur Kamal mengatakan, penyelenggaraan KKN Internasional tahun ini menjadi momentum penting setelah program serupa sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Sejak pandemi Covid-19, program KKN Internasional yang sebelumnya didanai pemerintah pusat terhenti. Karena itu, UIN Bukittinggi kini berinisiatif menyelenggarakan kembali program tersebut secara mandiri. Antusiasme mahasiswa sangat tinggi karena mereka melihat kesempatan ini sebagai pengalaman akademik sekaligus penguatan kapasitas global yang sangat berharga,” kata Muhiddinur.

Menurut dia, keberlanjutan KKN Internasional diharapkan semakin memperkuat posisi UIN Bukittinggi sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi internasional, sekaligus menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing global tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai-nilai keislaman. (*Humas UIN Bukittinggi/YH)

*Kontributor : Irwandi Nashir

Aksesibilitas