Bukittinggi (Humas) — Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menerima kunjungan STAI Ar-Risalah Sumatera Barat di Aula Rektorat Lantai III, Senin (15/6/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi kedua perguruan tinggi untuk memperkuat jejaring akademik, berbagi pengalaman pengelolaan institusi, serta membangun kolaborasi yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Rombongan STAI Ar-Risalah dipimpin langsung oleh Ketua STAI Ar-Risalah, Erwan, dan disambut Wakil Rektor III UIN Bukittinggi, Edi Rosman. Turut hadir jajaran pimpinan fakultas, mulai dari dekan, wakil dekan, ketua lembaga, ketua program studi, hingga sekretaris program studi.
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi mendiskusikan berbagai peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan tata kelola perguruan tinggi. Sejumlah isu terkait penguatan mutu akademik dan pengembangan kelembagaan juga menjadi perhatian bersama.
Edi Rosman menilai kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi kebutuhan yang semakin penting di tengah perubahan dunia pendidikan tinggi yang berlangsung cepat. Menurutnya, setiap institusi memiliki kekuatan dan karakteristik yang dapat saling melengkapi.
Ia menyebut UIN Bukittinggi memiliki distingsi dalam pengembangan integrasi keilmuan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara STAI Ar-Risalah dikenal dengan penguatan pembinaan keislaman, bahasa Arab, dan tradisi pendidikan berbasis pesantren.
“Kami melihat ada banyak ruang yang bisa disinergikan. UIN memiliki pengalaman dalam pengembangan kelembagaan dan akademik sebagai perguruan tinggi negeri, sementara Ar-Risalah memiliki kekuatan dalam pembinaan karakter, bahasa, dan tradisi keilmuan Islam. Perbedaan ini bukan jarak, tetapi modal untuk saling menguatkan,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama yang dibangun tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program yang menyentuh langsung bidang akademik, penelitian, maupun pengembangan sumber daya manusia di kedua institusi.

Dok : Foto Bersama Jajaran Pimpinan UIN Bukittinggi dengan STAI Ar-Risalah, Senin(15/06/2026)
Sementara itu, Erwan menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk memperluas jejaring kelembagaan sekaligus mempelajari berbagai praktik pendidikan yang telah sukses diterapkan UIN Bukittinggi dalam pengembangan pendidikan tinggi.
Menurutnya, pengalaman UIN Bukittinggi dalam pengembangan kelembagaan dan akademik menjadi referensi penting bagi STAI Ar-Risalah yang tengah mempersiapkan transformasi menuju Universitas pada 2030.
“Kami datang bukan sekadar untuk berkunjung, tetapi untuk belajar dan membangun kerja sama yang dapat tumbuh bersama. Banyak hal yang bisa kami pelajari dari pengalaman UIN Bukittinggi dalam mengembangkan institusi dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi,” kata Erwan. (Humas UIN Bukittinggi/WA)
