Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026 Diperpanjang, Tersisa 3 Hari Lagi Sebelum Penutupan

Bukittinggi (Humas) – Kabar baik bagi mahasiswa, alumni, dosen, guru, tenaga kependidikan, serta pegawai di lingkungan Kementerian Agama yang belum sempat mendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2026. Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia resmi memperpanjang masa pendaftaran BIB hingga 5 Juni 2026.

Sebelumnya, pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit telah dibuka sejak 1 April hingga 31 Mei 2026. Dengan adanya perpanjangan waktu tersebut, calon pendaftar masih memiliki kesempatan untuk melengkapi berkas dan mendaftarkan diri. Memasuki awal Juni, waktu pendaftaran kini tersisa tiga hari lagi menjelang penutupan pada 5 Juni 2026.

Program Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan salah satu bentuk komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui dukungan pembiayaan pendidikan pada jenjang sarjana, magister, dan doktor, baik di dalam maupun luar negeri.

Pada tahun 2026, BIB Kemenag menyediakan berbagai skema layanan beasiswa, meliputi:

  1. Beasiswa Unggulan Keagamaan (BUK) untuk jenjang S1, S2, dan S3.
  2. Beasiswa Pesantren, yang terdiri dari Beasiswa Santri S1 serta Beasiswa Pesantren S2 dan S3.
  3. Beasiswa Double Degree untuk program S1 dan S2 di dalam maupun luar negeri.
  4. Beasiswa Akselerasi, meliputi Program Sarjana Lanjut Doktor (PSLD) dan Program Magister Lanjut Doktor (PMLD).
  5. Beasiswa Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) S1 untuk program studi PGMI, PAI, dan Bahasa Arab.
  6. Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) untuk jenjang S2 dan S3 yang akan dibuka setelah proses seleksi beasiswa degree selesai.

Program BIB Kemenag diperuntukkan bagi berbagai kalangan, antara lain alumni Madrasah Aliyah (MA), pendidikan keagamaan, SMA dan SMK di bawah pondok pesantren, alumni lembaga pendidikan keagamaan di bawah binaan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Selain itu, beasiswa ini juga dapat diikuti oleh dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), dosen Ma’had Aly, dosen Pendidikan Agama Islam pada Fakultas Agama Islam atau perguruan tinggi umum, serta dosen pendidikan tinggi keagamaan lintas agama di bawah naungan Kementerian Agama.

Kesempatan yang sama juga terbuka bagi guru dan tenaga kependidikan madrasah, satuan pendidikan pesantren, Pendidikan Diniyah Formal (PDF), Pendidikan Kesetaraan Pesantren Salafiyah (PKPS), ustaz dan ustazah Diniyah Takmiliyah, pengajar TPQ, serta tenaga pendidik pada lembaga pendidikan keagamaan lainnya. Tidak hanya itu, pegawai Kementerian Agama mulai dari tingkat Kantor Urusan Agama (KUA) hingga Kementerian Agama pusat juga berhak mengikuti program ini sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi civitas akademika UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi yang berminat mengikuti program tersebut, diimbau untuk segera mempelajari persyaratan dan ketentuan pendaftaran melalui booklet resmi BIB 2026 sebelum melakukan registrasi.

Informasi lengkap mengenai program dan pendaftaran dapat diakses melalui portal resmi Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama di beasiswa.kemenag.go.id atau melalui platform pendaftaran terintegrasi beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id.

Dengan semakin dekatnya batas akhir pendaftaran, calon peserta diharapkan segera memanfaatkan kesempatan ini untuk meraih dukungan pendidikan dan meningkatkan kapasitas akademik melalui program Beasiswa Indonesia Bangkit Tahun 2026.

(*Humas Uin Bukittinggi/YH)

Aksesibilitas