Sekjend Kemenag RI Resmikan Gedung Labor Bank Mini UIN Bukittinggi

Bukittinggi (Humas) _ UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kembali menorehkan langkah strategis dalam penguatan mutu pendidikan tinggi berbasis praktik dan kolaborasi kelembagaan. Pada Jum’at, 8 Mei 2026, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Prof. Kamaruddin Amin meresmikan Gedung Labor Bank Mini sebagai pusat laboratorium dan praktik perbankan bagi mahasiswa UIN Bukittinggi. Kegiatan peresmian berlangsung di kampus UIN Bukittinggi dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan, sivitas akademika, serta mitra strategis perbankan syariah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat Mustafa, Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani, Wakil Rektor I UIN Bukittinggi Dr. Afrinaldi, Wakil Rektor III UIN Bukittinggi Dr. Edi Rosman, Dekan FEBI UIN Bukittinggi Dr. Aidil Alfin, pimpinan Bank Syariah Indonesia Area Sumatera Barat, para dosen, tendik, serta mahasiswa UIN Bukittinggi lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia industri dan keuangan syariah.

Dalam sambutannya, Sekjen Kemenag RI Prof. Kamaruddin Amin menyampaikan apresiasi atas komitmen UIN Bukittinggi dalam membangun sarana pembelajaran yang berbasis pengalaman praktik. Menurutnya, Labor Bank Mini tidak hanya menjadi fasilitas akademik, tetapi juga wahana strategis untuk meningkatkan kompetensi profesional mahasiswa dalam bidang perbankan dan keuangan syariah. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi keagamaan Islam harus mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.

“Kehadiran Labor Bank Mini ini merupakan langkah maju dalam membangun kultur akademik yang integratif antara teori dan praktik. Mahasiswa harus dipersiapkan menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara konseptual, tetapi juga memiliki keterampilan profesional dan adaptif terhadap transformasi industri keuangan syariah,” ujar  Prof. Kamaruddin Amin.

Dok. Foto Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Prof. Dr. Silfia Hanani , M.Si memberikan sambutan dalam acara peresmian Gedung Labor Bank Mini dan Kuliah Umum bersama Narasumber Sekretaris Jenderal Kemenag Ri Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A pada Jum’at (08/05/2026) di Auditorium Gedung Student Center.

Sementara itu, Rektor UIN Bukittinggi Silfia Hanani menyampaikan bahwa pembangunan Labor Bank Mini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik serta penguatan implementasi kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri. Ia menjelaskan bahwa fasilitas tersebut akan menjadi ruang pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa, khususnya dalam pengembangan kompetensi perbankan syariah dan literasi keuangan.

“Laboratorium ini diharapkan menjadi pusat penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang praktik perbankan syariah, sekaligus memperluas sinergi antara kampus dan dunia industri. UIN Bukittinggi terus berupaya menghadirkan lingkungan akademik yang inovatif, profesional, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat,” ungkap Prof.  Silfia Hanani.

Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan langsung fasilitas Labor Bank Mini oleh Sekjen Kemenag RI bersama Ka.Kanwil Kemenag Sumatera Barat,  Rektor UIN Bukittinggi beserta jajaran pimpinan UIN Bukittinggi lainnya dan mitra UIN Bukittinggi Bank Syariah Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, para tamu juga berdialog dengan mahasiswa terkait implementasi praktik layanan perbankan syariah yang akan dijalankan melalui laboratorium tersebut sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).

Melalui kehadiran Gedung Labor Bank Mini ini, UIN Bukittinggi diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul dalam pengembangan pendidikan berbasis integrasi keilmuan, profesionalisme, dan kebutuhan dunia industri. Peresmian ini sekaligus menjadi momentum penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor perbankan syariah dalam mencetak sumber daya manusia yang kompetitif, moderat, dan berdaya saing global.

(TimHumas/NZ)

Aksesibilitas