Bukittinggi (Humas) – Lembaga Pengembangan dan Pengkajian Proses Produk Halal (LP4H) UIN Bukittinggi menerima kunjungan penting dari jajaran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam rangka penguatan sinergi dan percepatan program sertifikasi halal nasional.
Kunjungan ini dipimpin oleh Muhammad Djamaludin, S.Ag., M.Pd.I selaku Direktur Registrasi Halal, didampingi oleh Dr. H. Ikrar Abdi, S.Ag., M.A selaku Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Sumatera Barat. Turut hadir Ahmad Damai, S.Pd., M.Si (Kepala Subdirektorat Verifikasi Sertifikat Halal Luar Negeri dan Auditor Halal Direktorat Registrasi Halal), serta dua Pengawas Jaminan Produk Halal, yaitu Shaummiracle Widyarahman, S.Pt dan Vony Agustin, S.Si.
Dari pihak LP4H UIN Bukittinggi, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua LP4H Prof. Dr. Rusyaida, M.Ag bersama Sekretaris Septria Susanti, M.E. Kehadiran pimpinan universitas turut memperkuat dukungan kelembagaan, yakni Rektor UIN Bukittinggi Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si serta Wakil Rektor III Dr. H. Edi Rosman, S.Ag., M.Hum.
Dalam sambutannya, Direktur Registrasi Halal, Muhammad Djamaludin, menyampaikan harapannya agar LP4H UIN Bukittinggi dapat menjadi ujung tombak dalam menyukseskan program nasional BPJPH, khususnya implementasi kebijakan Wajib Halal Oktober 2026.
“Kami berharap LP4H UIN Bukittinggi dapat berperan aktif sebagai motor penggerak dalam percepatan sertifikasi halal, terutama dalam menjangkau pelaku UMKM di berbagai daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memperluas jangkauan layanan sertifikasi halal kepada masyarakat.
Sementara itu, Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Silfia Hanani, menegaskan komitmen penuh institusi dalam mendukung program tersebut.
“UIN Bukittinggi siap mendukung penuh program Wajib Halal Oktober 2026. Kami menargetkan pencapaian ribuan sertifikat halal sepanjang tahun 2026 sebagai kontribusi nyata bagi penguatan ekosistem halal nasional,” ungkapnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi strategis terkait optimalisasi peran LP4H, peningkatan kapasitas pendamping halal, serta sinergi berkelanjutan antara BPJPH dan UIN Bukittinggi dalam menghadapi target besar Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.
“Sinergi antara BPJPH dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat industri halal global,” tambah Dr. H. Ikrar Abdi.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat implementasi jaminan produk halal serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan ekonomi syariah di Indonesia. (*Humas UIN Bukittinggi/YH)
*Kontributor : Septria Susanti
