Mahasiswa UIN Bukittinggi Ikuti National Volunteer Explorasi Budaya Nusantara di Maluku

Bukittinggi (Humas) _ Muhammad Jeffry Parsi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, terpilih sebagai salah satu peserta kegiatan National Volunteer Explorasi Budaya Nusantara #6 yang diselenggarakan di Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Kegiatan berskala nasional ini berlangsung hampir tiga pekan, terhitung sejak 17 Januari hingga 4 Februari 2026.

Program National Volunteer Explorasi Budaya Nusantara #6 diikuti oleh 35 peserta terpilih dari berbagai perguruan tinggi dan daerah di seluruh Indonesia. Para peserta merupakan pemuda-pemudi yang telah melalui proses seleksi dan dinilai memiliki komitmen kuat terhadap kegiatan sosial, kebudayaan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Barakarsa Indonesia sebagai bentuk kontribusi nyata dalam upaya pelestarian budaya lokal dan penguatan identitas kebangsaan di tengah keberagaman Nusantara. Banda Neira dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang menjadi simbol penting peradaban Indonesia Timur.

Selama pelaksanaan kegiatan, para relawan terlibat aktif dalam berbagai agenda, mulai dari eksplorasi budaya lokal, pengenalan adat istiadat masyarakat Banda Neira, diskusi kebudayaan, hingga kegiatan edukatif dan pengabdian kepada masyarakat setempat. Interaksi langsung tersebut menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi para peserta.

Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, memberikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa UIN Bukittinggi dalam kegiatan nasional tersebut. Menurutnya, partisipasi mahasiswa dalam program ini sejalan dengan visi kampus dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter, moderat, dan peduli terhadap keberagaman budaya bangsa. “Keikutsertaan mahasiswa UIN Bukittinggi adalah bentuk nyata kontribusi kampus dalam penguatan moderasi beragama dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Silfia Hanani menegaskan bahwa pengalaman lapangan seperti ini sangat penting bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan sosial dan memperluas wawasan kebangsaan. Ia berharap, nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dapat diimplementasikan di lingkungan kampus dan masyarakat luas.

Sementara itu, Muhammad Jeffry Parsi mengungkapkan rasa syukur dan bangganya dapat mewakili mahasiswa UIN Bukittinggi dalam kegiatan tersebut. Ia menilai program ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami kearifan lokal serta memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan. “Interaksi langsung dengan masyarakat Banda Neira membuka wawasan saya tentang pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Nusantara,” tuturnya.

Melalui National Volunteer Explorasi Budaya Nusantara #6, para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyuarakan pentingnya pelestarian budaya dan penguatan nilai pengabdian. Partisipasi mahasiswa UIN Bukittinggi dalam kegiatan ini tidak hanya mengharumkan nama institusi di tingkat nasional, tetapi juga menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai duta budaya dan kebangsaan di tengah masyarakat.

(TimHumas/NZ)

Aksesibilitas