
Bukittinggi (Humas) – Menyikapi bencana alam yang kembali melanda wilayah Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Silfia Hanani, bersama tim dari sivitas akademika UIN Bukittinggi bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak, Selasa (13/1/2026).
Bantuan yang disalurkan berupa seragam sekolah dan perlengkapan ibadah, yang merupakan hasil donasi dari sivitas akademika UIN Bukittinggi sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap para korban bencana. Penyaluran bantuan dilakukan di beberapa lokasi, yakni MAN 1 Agam dan Posko Bantuan Kantor Wali Nagari Maninjau.

Dok. Penyerahan Bantuan Seragam Sekolah dan Perlengkapan Ibadah ke Kantor Wali Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Silfia Hanani menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan dan pelaksanaan ibadah di tengah kondisi pascabencana.
“Semoga bantuan berupa seragam sekolah dan perlengkapan ibadah ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang proses pendidikan dan pelaksanaan ibadah di daerah terdampak. Meskipun berada dalam kondisi bencana, proses pendidikan dan kewajiban beribadah harus tetap berjalan. Menuntut ilmu juga merupakan bagian dari ibadah bagi kita sebagai umat Muslim,” ungkap Prof. Silfia Hanani.

Dok. Sosialisasi PMB UIN Bukittinggi ke Ponpes MTI Bayua
Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, Rektor UIN Bukittinggi beserta tim juga melaksanakan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UIN Bukittinggi Tahun 2026. Kegiatan sosialisasi ini menyasar siswa MAN 1 Agam dan para santri Pondok Pesantren MTI Bayua.
Melalui kegiatan tersebut, Rektor UIN Bukittinggi berharap para siswa dan santri dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya di UIN Bukittinggi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda, terutama di wilayah yang terdampak bencana.
(*Humas UIN Bukittinggi/YH)
